Pemantauan Tumpahan Minyak Di Belakang Padang

Laut Kecamatan Belakang padang tercemar tumpahan minyak, Minggu (17/11). Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang menerima laporan tersebut langsung turun ke lokasi pada siang harinya.

Tim DLH turun untuk mengambil sampel tumpahan minyak. Berdasarkan hasil pantauan, kondisi tumpahan di tengah laut sudah menipis. Tetapi di pinggiran masih hitam dan menggumpal.

“Lokasi terdampak ada di pinggiran laut seputar pasar Belakangpadang,” ujarnya.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Bapak Dr. Herman Rozie, selain DLH, dari Pertamina Pulau Sambu, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Riau juga menurunkan timnya ke lokasi. Tim Pertamina Sambu bersama DLHK Kepri sudah menyemprotkan oil spill dispersant (OSD) untuk mengurangi konsentrasi minyak. Serta mengurai minyak agar tidak berbahaya bagi lingkungan.

“Kapal KPLP dengan nomor lambung KNP 376 selanjutnya mengadakan patroli di seputar perairan tersebut,” kata dia.

Terkait sumber pencemaran,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bapak Dr. Herman Rozie mengatakan sejauh ini belum diketahui. Mereka juga masih menunggu informasi dari Tim Daerah Penanggulangan Spill Oil Kepri.

Tags  

Komentar (0)

Tinggalkan sebuah komentar

Silahkan masuk untuk memulai komentar.